Tips Mengatur Waktu

نعمتان مغبون فيهما كثير من الناس الصحة والفراغ . (رواه البخاري)

“Dua nikmat yang banyak disalah-gunakan oleh manusia: kesehatan dan waktu kosong.”

Waktu merupakan suatu yang unik. Siapa pun oleh Allah dianugerahkan waktu dengan jatah yang sama, yaitu 60 menit setiap jam dan 24 jam setiap hari. Di negara maju, negara berkembang atau negara yang hancur terpuruk sekalipun, tetap 24 jam perhari, 60 menit perjam.

Persoalannya, mampukah kita mengelola waktu berharga itu dengan baik?

Kehadiran waktu tidak dapat diganti dan tidak dapat diputar ulang. Banyaknya waktu mungkin tidak begitu penting, namun yang lebih penting adalah bagaimana cara mengelola waktu agar tidak berlalu begitu saja.

Pada umumnya kita menggunakan waktu untuk kegiatan rutin. Kita jarang memiliki perencanaan waktu secara matang. Dalam mengikuti putaran waktu, orang cenderung santai, tidak ketat, dan sambil lalu saja.

Berikut ini kami paparkan kiat-kiat mengatur waktu seperti yang telah dicontohkan oleh para pendahulu kita.

Pertama, biasakan tertib dan teratur. Usahakan semua barang-barang kebutuhan tertata dengan rapi. Betapa rugi apabila waktu kita terbuang sebab mencari barang hilang karena tidak tahu diletakkan di mana. Tertib dan teratur bisa dimulai dengan menata semua kebutuhan yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan lingkungan kita.

Kedua, selalu terencana. Ada kata bijak yang berbunyi, “Jika gagal dalam membuat rencana berarti sama dengan merencanakan kegagalan.” Tidak memiliki perencanaan hidup membuat kita menyibukkan diri dengan sesuatu yang tidak terarah dan ujung-ujungnya merasa jenuh dan bosan. Buatlah perencanaan hidup dengan tujuan dan target yang jelas. Kemudian disiplin dalam melaksanakannya. Ibnul Jauzi berkata, “Seorang yang berakal adalah orang yang mengetahui bahwa dunia ini tidak diciptakan untuk bersenang-senang sehingga ia amat berhati-hati dalam menggunakan waktu di segala perkara.”

Ketiga, jangan menunda dan mengulur waktu. Setiap waktu memiliki beban tersendiri yang harus dipikulnya. Artinya, setiap kita menunda berarti akan membuat hak waktu tersebut beradu dengan waktu berikutnya. Akibatnya kita akan tergesa-gesa dan merasa selalu dikejar-kejar waktu yang tidak leluasa.

Keempat, selalu tepat waktu. Buatlah jadwal kegiatan sehari-hari untuk dijadikan acuan dalam menjalaninya. Laksanakanlah semua kegiatan sehari-hari itu sesuai dengan jatah waktu yang telah ditentukan.

Kelima, waspadai pencuri waktu. Tanpa kita sadari bahwa terkadang kita disibukkan dengan sesuatu yang bukan tujuan. Sehingga target yang mestinya dicapai hilang dan waktu pun terbuang percuma. Ada kaedah fikih berbunyi, “Menyibukkan diri dengan sesuatu yang tidak dituju berarti sudah menyimpang dari tujuan.”

Setelah semua tahapan di atas sudah dikerjakan, maka langkah berikutnya adalah bertawakal kepada Allah. Manusia hanya merencanakan, Allah jualah yang menentukan.

Demikian kiat singkat mengatur waktu, semoga bermanfaat.(BS/68)

Pos ini dipublikasikan di Tips. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s