Mukmin vs Ateis

Pada suatu hari terjadi perdebatan antara seorang mukmin dengan seorang ateis. Orang ateis bertanya, “Engkau percaya dengan adanya Allah?” Si mukmin menjawab, “Ya, saya yakin dan tidak ragu sama sekali.” Orang ateis bertanya lagi, “Apakah engkau melihatnya?” Si mukmin menjawab, “Tidak.” Orang ateis bertanya lagi, “Apakah engkau mendengar suaranya?” Si mukmin menjawab, “Tidak.” Orang ateis bertanya lagi, “Apakah engkau mencium baunya atau menyentuhnya?” Si mukmin menjawab, “Tidak.” Orang ateis bertanya lagi, “Lalu bagaimana engkau mempercayai keberadaannya?”

Tanpa menjawab orang mukmin itu pun balas bertanya, “Apakah engkau melihat akalmu?” Si ateis menjawab, “Tidak.” Orang mukmin tersebut bertanya lagi, “Apakah engkau mencium baunya atau menyentuhnya?” Si ateis menjawab, “Tidak.” Si mukmin bertanya, “Lalu bagaimana engkau anggap dirimu orang yang berakal?”

Pos ini dipublikasikan di al-Kisah. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s