Kekasih yang Selalu Dijaga

Suatu malam di saat Rabi’ah al-Adawiyah tidur lelap di rumahnya. Ada pencuri yang berhasil masuk rumahnya dan membawa semua barang-barang berharga milik Rabi’ah. Kejadian ini terus berulang-ulang tanpa ada yang mengetahui termasuk si pemilik rumah sendiri. Hingga akhirnya pada suatu malam, di saat si pencuri hendak mengulangi pekerjaannya tiba-tiba ada suara menegur, “Ketika kekasihku sedang tidur, sesungguhnya aku tidak tidur. Letakkanlah barang-barang itu dan keluarlah dari rumah ini. Sungguh aku menjaganya dan tidak akan meninggalkannya, meski ia sedang tidur.” Mendengar suara teguran itu dia gemetar dan seketika meletakkan semua barang curiannya kemudian bertobat.

Al-Jawâhir al-Luluiyah, hal 181.   

Pos ini dipublikasikan di al-Kisah. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s